Takut
Dalam pertarungan, jangan sapai Anda naik ring sebelum memiliki kemampuan yang cukup. Ketakutan membuat kita tidak bisa menganalisis dengan baik situasi yang kita hadapi dan membuat kita tidak dapat merespon situasi tersebut dengan baik. Artinya kita tidak dapat bertindak dengan baik berdasarkan situasi yang sedang dihadapi. Hal penting yang harus kita tau tentang ketakutan adalah : takut timbul karena kita dihadapkan pada situasi yang belum pernah kita alami sehingga kita menjadi tidak yakin tentang keputusan yang akan kita ambil. Dengan berlatih dalam menghadapi situasi atau skenario tertentu dan keputusan apa yang harus dibuat akan sangat membantu kita. Pengalaman adalah hal yang sangat penting. Atau kita bisa mengikuti pelatihan untuk mempersiapkan Anda memasuki pertarungan. Jika kita telah belajar dan berpengalaman dalam mengatasi situasi dengan taktik dan strategi tertentu akan membuat respon dan keputusan kita sangat efektif.
Begitu pula dalam trading. Berapa kali kita melihat saham kita jatuh dan kita takut kehilangan seluruh uang kita. Atau saham yang sedang kita pertimbangkan untuk kita beli ternyata naik duluan dan kita takut ketinggalan kereta. Dengan latihan dan pengalaman akan makin sedikit kita membuat keputusan yang salah.
Rakus
Kebalikan dari takut adalah rakus. Orang tertentu bilang bahwa rakus itu baik akan tetapi itu belum tentu selalu benar. Rakus dapat membuat kita menahan saham terlalu lama dan melihat ternyata keuntungan kita berkurang karena harga bergerak turun kembali ( setelah mengalami kenaikan ). Kita dapat menggunakan margin ( hutang ) untuk membeli suatu saham tertentu karena rakus. Atau kita dapat membeli satu saham tertentu dalam jumlah yang tidak proporsional / terlalu banyak. Transaksi margin harus dikelola dengan bijaksana karena dapat menjadi pedang bermata dua. Untung banyak atau rugi yang makin banyak, maka kita harus bisa mengelola emosi rakus kita.
Latihan, Latihan, Latihan
Latihan sangat diperlukan sebelum kita trading secara riil. Biasa nya orang menyarankan untuk memulai trading tidak dengan real money akan tetapi simulasi virtual dahulu. Kita berlatih menerapkan taktik dan strategi dengan benar. Dan berlatih menerapkan analisis fundamental atau teknikal tanpa dipengaruhi emosi yang berlebihan. Ketika Anda masuk ke dalam ring dan bertarung, jangan lah langsung menantang Mike Tyson. Mulai lah sedikit demi sedikit akhirnya meningkat secara gradual baik secara jumlah uang yang ditransaksikan maupun frekuensi trading. Mungkin di awal kita akan mengalami kekhawatiran dan tidak bisa tidur memikirkan tentang rugi atau pun keuntungan dalam trading. Akan tetapi seiring waktu kita akan dapat mencapai situasi dimana emosi kita menjadi lebih stabil. So, berlatih, berlatih, dan berlatih. Selalu evaluasi diri dan monitor lah emosi Anda dalam ber-trading. Semoga Anda semakin baik dalam trading. Sukses untuk Anda !

Tidak ada komentar:
Posting Komentar